saya pantas dengan apa yang saya terima kelemahan yang perlu di perbaiki seperti menerima tamu, mengatur acara, contoh sekarang secara tidak langsung, atau yang dahulu secara langsung,

mudah saya melihat lawan bicara jika memotong pembicaraan, hal itu sangat lebih baik karena interaksi masih ada, berbeda jika justru fokus yang lain simpel jaman ini seperti scroll konten,

walau semua orang bilang santai saja, sayangnya diri saya tidak,

saya bilang dengan keinginan bisa bermanfaat bagi orang lain, tapi punya energi sosial yang lemah,

walau satu sisi di lingkup yang sangat kecil, saya dibutuhkan atau justru tidak, karena saya dibutuhkan dan ada di saat yang terpaksa, bahkan saya pun terpaksa menerima,

apakah juga hukum hidup, orang ikut masalah lain sedangkan masih ada masalah pribadi yang pasti setiap orang itu ada,

saya sangat senang membuat orang lain senang dan terbantu, tapi juga sebaliknya saya sangat prihatin, bukan sedih dari kata sad tapi lebih ke pathetic.