
Kabel Serabut Rontok Di Charger Laptop Berdaya Tinggi
Kembali lagi ke sesi barang elektronik kok renyah yah, sebenarnya memang saya sudah menggunakan perangkat ini sekitar mungkin lebih dari 3 tahun dan mungkin saja sudah selayaknya atau memang umurnya perangkat elektronik untuk sudah memiliki beberapa komplikasi, atau justru tidak?
Bermula dari sekitar setahun yang lalu, dimana saya mendapati kabel charger laptop saya yang memiliki daya 180W, mungkin dalam pekerjaan sehari-hari yang cukup ringan tidak akan menarik daya sepenuhnya, hanya saja jika dalam memerlukan pekerjaan berat salah satu contoh mudah adalah bermain game dimana prosesor dan kartu grafis bekerja sekaligus dengan cepat sehingga daya 180W sangatlah diperlukan.
Hanya saja tidak seperti keadaan normal, saya mendapati kabel charger laptop saya keadaan sedikit hangat yang umumnya terjadi ketika muatan daya tidak mampu ditampung oleh kabel, bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kebakaran karena leleh dari isolator plastik atau karet dan menyatukan kedua kutub kabel, dan saya hanya masih bertanya apa yang salah padahal sebelumnya tidak.
Beberapa waktu berjalan sampai akhirnya saya bermain game lagi saya mendapati kondisi yang semakin buruk dimana panas dari kabel cukup tinggi bahkan untuk di pegang saja sangat panas, dalam hal ini saya masih belum mendapatkan solusi, sampai akhirnya laptop menginformasikan sambungan charger yang terpasang dan terputus secara terus menerus.
Dalam solusi sementara di beberapa waktu kemarin saya mencoba meluruskan kabel, apakah karena kondisi yang berputar menjadikan kabel mengalami resistansi tinggi sehingga terjadinya hambatan dan panas? atau bagian soket charger yang menuju listrik rumah yang sedikit goyang mungkin karena bagian solder yang mungkin termakan waktu, sayangnya beberapa hal tersebut tidaklah menjadi solusi.
Memang seperti yang saya bilang pada sesi sebelumnya, dalam keseharian menggunaan laptop ini saya sering melakukan aktivitas mobile berpindah dan kebanyakan dari perjalanan saya akan membawa perangkat ini bersama saya, selain casing yang sudah di perbaiki kemarin mungkin selanjutnya adalah kabel ini.
Sampai akhirnya terakhir saya bermain game lagi bersama beberapa teman, sepertinya mendapati batas dari kekuatan isolasi kabel yang sudah tidak lagi mampu menahan panas kabel yang pada akhirnya mengelupas seperti gambar di cover.
Alhasil disana saya mendapati bukan karena solder, bukan karena umur (karena umur pasti ada alasan penyebab masalah), bukan karena kabel yang tergulung, tapi karena serabut yang mulai rontok.
Terlihat seperti pada gambar cover dimana beberapa serabut yang terlihat putus dan itulah kenapa kabel menjadi sangatlah panas, dimana seharusnya kabel dapat mengalirkan daya pada setiap serabut justru hanya beberapa saja yang menjadikan kabel panas, energi yang seharusnya dapat di transfer pada perantara kabel menuju laptop justru tidak efisien dan terbuang menjadi sampah panas.

Setelah saya memutuskan untuk menyolder saat itu juga setelah menunggu kabel dingin, saya mengumpulkan semua serat yang terputus, saya membayangkan masih terdapat beberapa serabut yang masih tersambung tapi justru lebih buruk ternyata semua kabel sudah benar-benar terputus, jadi di beberapa jam atau mungkin hari terakhir kabel-kabel ini bekerja hanya dengan saling bersentuhan karena sudah tidak tersambung lagi.
Tapi ini bukan pengalaman pertama kalinya saya menemukan masalah yang sama, sebelumnya dengan laptop lenovo lama saya di sekitar tahun 2019 ketika saya keluar kota dan sampai di kos cikarang bekasi mendadak charger laptop tidak bekerja, mungkin akan mudah jika sedang berada di kantor atau dirumah tapi ini sedang diluar kota dan itu pun sendiri, saya terbiasa dengan membawa beberapa perkakas kecil yang tidak tahu mungkin akan butuh seperti obeng, plaster, benang, jarum, potong kuku, seutas kabel, dll.
Karena lokasi yang agak dekat dengan jakarta saya pikir pembelian online tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu pengiriman barang, sayangnya charger yang murah saya bisa beli secepatnya bisa sampai dalam waktu 3 hari, karena tidak punya pilihan saya pun tetap membelinya.
Tujuan utama dalam keluar kota adalah bekerja maka bersantai bukanlah solusi, banyak hal yang bisa di kerjakan pada laptop tapi satu masalah yaitu charger, dari pada menunggu charger baru untuk datangsaya ingin mencari alternatif seperti dimana kerusakan terjadi, hal yang termudah yang bisa saya test adalah kabel.

Karena kabel daya DC umumnya kutub negatif (-) akan mengelilingi isolator pada kutub positif (+) hal yang cukup mudah untuk mengetes kabel bagian luar, tapi mungkin agak sulit pada bagian dalam. Pada akhirnya saya memutuskan untuk memotong kabel dan mencoba pada kabel bagian luar terlebih dahulu.
Cara mengetesnya kurang lebih saya akan menghubungkan kabel bagian luar dengan kabel yang saya bawa pada alat perkakas saya kemudian saya akan menyambungkan pada besi pada ujung charger yang sedikit terlihat ketika tersambung pada laptop, dan ternyata benar laptop berhasil mengisikan daya dan saya hanya perlu cari solusi alternatif untuk melakukan perbaikan.
Dari pada saya memotong setengah kabel untuk mengecek sisi mana yang bermasalah, saya menggunakan jarum untuk melakukan tes pada sepanjang kabel tanpa harus merusak isolasi luar, sampai akhirnya bagian dekat tercolok laptop lah terjadi putusnya kabel.

Sampai akhirnya kabel yang sebelumnya saya putus dekat dengan unit saya sambung kembali dan melanjutkan bypass pada sisi colokan laptop, dan saya bisa melanjutkan pekerjaan dengan baik.
Setelah beberapa hari berlalu, sedikit berita buruk pada pemesanan charger baru karena kurir tidak mengabari barang sudah sampai ketika saya cek di toko online di titip ke warung sate yang tidak bisa saya temukan, ingin mengajukan komplain tapi tidak memiliki bukti dan saya sudah akan berangkat balik pulang.
Setahun kemudian ketika saya pulang kampung menuju bali saya akhirnya melakukan perbaikan permanen yaitu menyolder kerusakan pada charger lenovo ini.

Seperti gambar diatas lah dimana saya melakukan perbaikan manual hanya menyambung kabel dengan diplintir dan di lilit dengan benang agar sedikit berserat jika tidak sengaja kabel tertarik atau tersandung tidak akan memutus kontak kabel.
Hasil akhir pada kabel setelah di solder sebelum di bungkus dengan plaster.

Sama juga pada charger laptop asus tuf yang saya mention diawal dan baru saja rusak sudah saya solder juga.

Akhirnya saya bisa mengecas laptop dengan normal kembali bahkan sampai saat ini.
Hanya saja tidak semudah itu, saat ini pengisian daya pada laptop sudah cukup normal tapi tidak mengembalikan efek yang sebelumnya saya bilang, memang sudah tidak panas seperti sebelumnya bahkan tidak bisa di pegang, tapi masih ada sedikit rasa hangat bahkan akan sedikit panas jika saya coba menjalankan game.
Rencana pertama saya akan mengubah kabel ini yang sepertinya serabutnya memang sudah beberapa yang rontok, akan tetapi ketimbang memotong ujung dengan ujung sepertinya saya akan membeli kabel baru saja ternyata ada di toko online.

Sedikit riset sih untuk seri laptop saya Asus TUF Dash F15 (2022) FX517ZC dari web resminya seri keluarga FX517Z_ punya diameter charger 6 inch seperti kabel diatas, akan saya beli tapi nunggu promo 8.8 aja, semoga membantu.