sedikit penguatan makna dari kata "mungkin" dalam beberapa artian ini adalah keraguan antara ya bisa atau ya tidak, tapi berdasarkan dari mana makna ini melangkah, jika dari ketidak bisaaan maka mungkin adalah titik terang untuk menuju kebisaan, dan juga berlaku sebaliknya
dua konteks yang berbeda tapi sama2 obrolan dari orang yang saya pikir masuk akal sih, dzun yang bilang pesantren bukan lagi tempat tarekat mungkin sudah cocok untuk memasukan gym ke dalam olahraga fisik, dan kata istri susah punya anak itu pengaruh dari jauh dan dekat, bukan pasti tapi kemungkinan besar di beberapa sampel orang