
Latensi Abnormal Internet berdampak ke Aplikasi
Kemarin, saya bingung dengan kenapa latensi tinggi terjadi di aplikasi, sudah di deteksi sebelumnya ketika diskusi di discord bersama teman kerja saya pikir aplikasi saya hanya membutuhkan <300ms dalam setiap request. Tetapi tidak, ternyata bisa lebih dari >500ms.
Padahal di hari cuti bukanlah hari dimana traffic internet dalam keadaan sibuk, di saat meet di siang hari, saya merasakan loading yang lama ketika bernavigasi, setelah di cek justru lebih parah sampai 4 detik, saking kepikiran nya saya cari lebih dalam penyebabnya, secara resource di server aman, mungkin ada serangan ddos tapi traffic internet juga aman di metrics.

Atau mungkin database? salah satu query builder rumit dengan leftjoin dari subselect lebih dari 50rb record pertahun, mengingat juga saya masih menyimpan data access log user langsung di simpan dalam table database, real data mungkin sekitar 200MB jika dump tanpa tabel ini bisa sampai 2GB, dan selebihnya adalah log. Setelah saya analize query sebenarnya tidak sampai kena 70ms, jadi apa penyebabnya.
Ternyata kasus yang sama yang saya pernah temukan di tahun lalu, sesuai dengan gambar di cover adalah screenshot dari client.
Dahulu di pertengahan tahun 2025 saya mendapat laporan salah satu aplikasi yang sama aktif digunakan hanya saja tidak bisa di akses, dengan pelaksanaan prosedur yang seperti biasa, saya cek di jaringan saya sebenarnya aplikasi dalam keadaan normal dan sepenuhnya dipakai tanpa ada gangguan.
Setelah di telusuri dengan beberapa tes resolve DNS dan ping ternyata IP spesifik menjadi masalah menunjukan request timed out, tapi normal pada domain dan aplikasi lainnya.
Untuk menyelesaikan permasalahan ini saya meminta request domain khusus yang mengarah ke suatu IP (ada server publik hanya untuk object storage) dan saya melakukan routing reverse proxy untuk alternatif akses aplikasi.
Tapi sebenernya apa yang terjadi, dalam analisa mendalam saya menemukan masalah hanya terjadi di ISP spesifik, kasus pertama terjadi di jaringan STARLINK internet dengan perantara satelit, sedikit penasan saya apa dan dimana ip publiknya keluar, saya uji untuk cek myip dan geoip, ternyata region nya adalah surabaya tanpa alasan, saya tau server saya pakai berada pada penyedia vps hostinger region jakarta tapi kenapa tidak bisa ping, traceroute pun tidak memberikan solusi dari masalah ini.
Dalam kasus yang sama di hari berbeda saya meminta untuk testing melalui provider internet lainnya, ya memang normal hanya terjadi di STARLINK saya pikir.
Akan tetapi dari kejadian kemarin kesimpulan lainnya bisa jadi di berbagai provider karena di Indihome juga bermasalah, bukan hanya sekali sebenernya ini yang kedua kalinya hanya saja sedikit berbeda kasus, jika kasus sebelumnya tidak bisa buka sama sekali aplikasi, akan tetapi disini bisa dibuka hanya saja efek di latensi, jadi sedikit kesimpulan sementara yang berbeda.
Akhirnya untuk solusi, selain metode diatas yang saya buat reverse proxy dengan ip yang berbeda, karena hanya masalah spesifik di perangkat saya saja, saya coba testing melalui VPN, dan tebak apa yang terjadi?

Masalah load yang lama, hingga 4 detik ternyata sebenernya masih dalam standar <200ms, tidak cuma disitu, saya juga menguji di jaringan lainnya, yaitu BiznetHome dan hasilnya justru lebih mengejutkan bahkan 50ms lebih kecil.

Mungkin perbedaan 50ms terdengar dengan angka yang kecil, tapi sebenarnya peforma ini adalah titik utama kekuatan sistem, bukan lemot karena aplikasi, bukan karena database tapi perantara jaringan antar dua node yaitu server dan client.
Di kasus yang terdahulu, bukan down hanya saja barebone internet antar penyedia internet provider dan penyedia layanan vps terputus bahkan melebihi limit waktu loading (umumnya timeout 30-60 detik), dan dalam kasus kemarin ini masih dalam lingkup diterima karena <30 detik hanya saja dampak pada aplikasi yang digunakan.
Memang problem ini sebenarnya Internet Service Provider related, entah apa yang terjadi di infrastruktur barebone internet antara dua ip tersebut. sudah bukan wewenang di end user, atau bahkan developer aplikasi, walau sebagai pengembang infrastruktur saya tidak bisa membiarkan hal ini.
Jadi dengan internet yang begitu luas, begitu rumit, persebaran IPv4 yang mulai menipis dan transisinya ke IPv6, masih banyak anomali yang tidak bisa mungkin untuk dihindarkan.
Dan rekan kerja saya mengirimi ini: 