harus bersifat bagaimana, andai ada pekerjaan adakah uangnya dan sesuai dengan yang di kerjakan "ngerjakan ini dibayar berapa pak" dan "saya tidak mau segitu, mau saya segini", atau bekerja dengan sepenuh hati karena urusan rezeki sudah ada yang atur.
keduanya pasti punya dampak masing-masing, dan kedua dampak tersebut bisa berupa plus dan minus. secara sekilas saya mencoba bekerja sepenuh hati, memang ada plus nya tapi minus juga tidak sedikit.
antara tidak jadi dibayar padahal pekerjaan sudah hampir jadi, atau berhenti di tengah jalan, itu sudah biasa.
hitung-hitung untung rugi dalam hal professional kerja, 24 tahun masih terlalu muda dengan pengalaman 6 tahun kerja? anda lulus sekolah ngapain? sebagian bingung kuliah atau kerja, sebagian nganggur dan bantu2 orangtua, sebagian lagi keluar negara, dan lain-lain.
kembali ke masing-masing, ada yang diatas dari saya ada yang lebih dibawah saya, dalam bidang skill, keilmuan, bayaran, nasib, dan atau kebaikan.
saya tidak bisa istiqamah, selalu melakukan hal yang sama akan berending bosan, tekun dan giat sudah mulai pudar. sekarang ini dalam proses menenangkan diri dari stres, tekanan, emosi, dan beban pikiran.