saya mungkin akan berpikir, faedah, cost, tujuan atas hidup ini, saya justru bingung dari ke tidak apa-apaan ini, walaupun dengan mengelompokkan beberapa hal, kegiatan, atau kebiasaan, menjadi golongan bermanfaat, merugikan, atau tidak berguna, sebenarnya apa itu utopia, mendefinisikan kesempurnaan dari sudut hati yang kotor? jika tempat disebut bentuk kesempurnaan itu sendiri adalah layaknya surga, maka sebelum masuk perlu pembersihan hati yang kotor, apa yang akan terjadi, tidak ada pikiran ini, tidak ada bosan, tidak ada yang tidak berguna?, semua kebaikan, semua manfaat ada di dalamnya, tapi kenapa dunia ini, baik untuk kita tapi belum tentu untuk orang lain, ada yang menginginkan ada juga yang tidak, dalam perlombaan bertahan hidup ini akan ada para juara, dan akan ada para peserta, tidak ada yang semua menang tidak ada yang semua senang, kemungkinan kecil untuk bertujuan bersama, kecuali untuk kepentingan utama, sebenarnya atas apa semua ini, keinginan proses pencapaian, selanjutnya kembali lagi berulang, bermanfaat untuk orang lain bukan berarti mencapai keinginan pribadi, kemudian untuk apa diri kecuali untuk berkorban, adanya agama untuk meluruskan akhlak dan kesadaran, memisahkan hal baik dan buruk, perkara boleh dan di larang, jika tidak semua perkara dihalalkan, tapi apalah dunia nyata, kisah saya bukan dongeng fiksi bahkan slice of life, saya hanya peran sampingan, npc game, dari sebuah karakter utama kisah, dari orang-orang penting yang tidak hanya sebatas mimpi

Dipublikasikan: 14/5/2026