Article Cover

Pedatren: Pengabdian Dengan Teknologi Informasi (Part 2)

5. Redesign

Redesign Corel

Berawal dari inisiatif saya menyesuaikan format desain kasar coreldraw dari koordinasi awal teman-teman mulimedia saya hanya cukup dengan satu file html berisikan tag html dan bantuan css untuk memenuhi semua desain dan di konversikan ke dalam kode secara manual.

Alhasil menutuskan untuk menggunakan framework yang lebih berstandar, saat itu tren masih di bootstrap tapi lebih menarik perhatian ke bulma yang lebih lightweight seperti cover artikel di part 1, berbeda dengan bootstrap yang masih membutuhkan properjs atau jquery, dimana kurang memungkinkan karena sudah menggunakan framework vuejs, terkecuali hanya librari kecil saja.

Redesign Bootstrap

Semenjak kembali dari rumah menuju pesantren setelah pulangan, ada banyak perubahan alur seperti penempatan menu dan proses input data, dengan mengedepankan fungsi utama yaitu data pokok person.

Kelengkapan data selain person itu sendiri, termasuk keluarga, saudara kandung dan relasi lainnya seperti wali santri, bahkan semua orang yang berada dalam lingkungan pesantren.

Kemudian dari sana lah muncul banyak pengembangan yang lebih jauh seperti statistik, wali asuh, perizinan, pelanggaran, presensi, mahrom, dan masih banyak lagi.

Redesign Statistik

Karena perkembangan yang cukup pesat, akhirnya memutuskan kembali untuk menggunakan bootstrap sebagai framework css yang masih beta saat itu yakni di versi 4.0.0, dengan mengimport seluruh script scss yang dibutuhkan dan membuat komponen masing-masing secara manual, masokis dan pekerja keras begitulah kata pak hen.

6. Daerah Istimewa Yogyakarta

Ada dua fase saya pernah di jogja sampai dengan kembali lagi, pertama adalah waktu prakerin atau paktek kerja industri yang memberangkatkan 58 anak menuju jogja, kemudian panggilan untuk langsung bisa bekerja dari kelulusan.

Jogja Android Community

Praktek kerja ini adalah alur mundur sebelum proyek pedatren ini dicetuskan, saya mungkin sudah banyak aktif di sekolah bersama beberapa guru yang banyak menghabiskan waktu di sekolah, seperti pak hen, pak inyong, pak mujib, dan pak firman, berpindah lab ke lab, ruang server sekolah dan ruang kebun.

Selain di kelas 1 yang memang terbiasa bersama pak mujib untuk ikut beberapa agenda kegiatan seperti ulang tahun smk, organisasi kesiswaan, khusunya lomba-lomba, dan juga terdapat waktu dimana belajar bersama pak hen di lab untuk beberapa eksperimen, ada beberapa buku yang mungkin bisa saya baca selain modul produktif kelas 1-3 seperti asp.net, java, angular2 dan lainnya.

Juga ada pak firman yang terbiasa untuk melakukan maintenance lab, seperti pemeliharaan jaringan, komputer, dan juga server, dan pak inyong sebagai guru produktif dan pembimbing lomba antar smk mungkin saya disuruh keluar dari kelas karena beliau lah yang mengantar saya untuk membeli laptop intel i3 gen5 dan nvidia gt920 pertama saya, yang laptop sebelumnya mungkin sudah seperti gambar di pembekalan pada part I.

Menjelang kenaikan kelas 2 persiapan untuk prakerin atau praktek kerja industri mulai memenuhi pikiran, diantara tempat yang belum di tentukan, rumor tempat praktik mungkin kerjanya hanya buat kopi, tukang ketik dan printing yang tidak sesuai dengan pelajaran produktif di sekolah. mungkin salah satu teman saya sudah mengajak untuk praktik di salah satu lembaga pemerintah yang tidak jauh.

Untungnya ada kabar baik dari sekolah untuk memberikan tempat praktik di beberapa titik di jogja dan klaten, pertama kali di tahun 2017 dari sejarah praktek kerja SMK, yang akhirnya dipilihlah 58 anak untuk di berangkatkan, dan saya sebagai yang terpilih di tempatkan di salah satu kantor software house dan bersama 3 teman saya lainnya.

Sesampainya di jogja (dimana orangtua saya juga ikut bersama orangtua yang lain) kita tinggal di salah satu tempat menginap alumni yang melanjutkan studi di jogja, bertemu dengan manajer kantor untuk membahas praktik dan menentukan untuk belajar framework laravel sebagai materi praktik.

Dengan bermodal ruangan, jaringan internet, serta laptop baru saya, tidak akan saya sia-siakan waktu 3 bulan untuk fokus belajar, mungkin tidak ada guru tapi 24/7 untuk materi produktif tanpa ada gangguan matematika atau ppkn adalah karpet merah untuk menuju kebosanan.

Dari serial video tutorial belajar laravel mungkin ada sekitar 40+ chapter saya hanya menonton setengahnya dan sedikitnya sudah tau tentang dasar laravel, tidak butuh waktu lama kurang dari seminggu. Kemudian sekarang apa,

Singkat cerita saya yang kembali dari praktik kerja tidak lama bertemu dengan mas AW untuk membahas prototype yang saya ceritakan pada part I.

Waktu yang tidak terasa berlalu dengan begitu cepat, sebagai siswa kelas akhir mungkin tidak banyak kegiatan yang harus di lakukan kecuali persiapan untuk menjelang ujian nasional, sebagai saya juga bertanggungjawab atas proyek ini tapi ada satu tugas yang wajib selain menunggu datangnya ujian nasional, yaitu ujian kompetensi atau UKOM.

izin saya ke mas AW,

tugas ujian kopetensi dan panggilan bekerja ke jogja

disamping bekerja di jogja ada pilihan lain yaitu melanjutkan studi tapi dengan syarat sbmptn, bahkan saya belum memegang akun saya dengan keinginan masuk beberapa kampus ternama,

dan hal tersulit saya adalah menentukan pilihan, berbeda dengan pilihan saya

7. PSB, Mobile App & IoT

datangnya mas AW ke jogja karena pusing dengan urusan pesantren bertemu beberapa alumni seperti boby dan

Redesign Statistik

membahas perangkat pendukung seperti kiosk, app mobile, dan pendaftaran santri baru

Redesign Statistik

iot dengan dayat alumni nj juga

8. Masa Depan

Ada banyak cerita yang mungkin wadahnya tidak cukup hanya di dua part artikel ini, seperti bagaimana saya kembali lagi ke nurul jadid untuk menentukan dunia karir setelah pengalaman satu tahun di jogja, mungkin kah untuk di tarik kembali menjadi pegawai? sayangnya tidak, karena alasannya saya belum kuliah waktu itu.

Ada rumor yang menyebutkan bahwa mungkin salah satu dari kalangan dosen meniru beberapa fitur dan kertas kerja utama pedatren ke dalam sistem yang dibangun sendiri untuk di jual belikan secara komersial, kata mas AW "berrt hingga kini codinganmu masih bermanfaat".

Bahkan yang mungkin menjadi kabar terburuk adalah Bagian IT yang sudah tidak ada lagi di pesantren.

Saat ini saya atau kita sebenarnya berencana untuk update banyak hal, mengingat projek yang bermulai dari 2017 akan hampir genap sepuluh tahun, banyak ide dan impian yang masih belum terwujud seperti Data Center, Network Provider, dsb.

Masa Depan Datacenter

Dzun yang saat ini sudah mengambil alih proyek repository PPDB atau PSB, keren memang saya akui secara desain tampilan UI dia ahlinya berbeda dengan hasil desain yang saya buat sebelumnya bermodal stok tampilan bootstrap css.

Memang beberapa kali saya diskusi sama mas AW terkait pengembangan Pedatren berikutnya masih dalam keadaan mengambang, diantara saya yang memang tidak pernah melakukan update sejak pertengahan 2022 atau memang saya tidak pernah dapat untuk catatan perbaikan lagi dari mas AW, beliau juga mungkin merasa keberatan atas proyek pengabdian ini, mungkin ada masanya tidak terlalu berharap hanya ke pesantren saja tapi juga perlu pergi ke dunia luar.

Masa Depan Rewrite

Walaupun demikian sejauh ini beliau sudah acc untuk melakukan penulisan ulang, mengingat akun github saya yang selalu spam notifikasi End of Life (EOL) dari Vue 2 karena repository yang tidak pernah update lagi sejak akhir 2023.

Saat ini hanya belum menentukan mulai dari mana dan riset teknologi apa yang akan di gunakan.